Statistik wayangprabu

Kalau bicara statistik pasti akan selalu menarik. WordPress menyediakan fitur Blog stats untuk melihat dan menganalisa trafik yang ada di blog yang punya.

Bagaimana dengan blog Wayangprabu ini ?

Ternyata jumlah post dan comment sudah cukup banyak.

Bagaimana kunjungan tamu distribusinya per minggu ? Gambar di bawah memperlihatkan pola kunjungan ke blog ini. Dapat juga dilihat bila mau statistik per hari atau per bulan.

Halaman yang mana yang paling banyak dikunjungi ? Ternyata Halaman Depan Blog serta halaman Ki Nartosabdho menjadi favorit pengunjung.

Dari mana tamu memperoleh info tentang wayangprabu ? Ternyata dari pr4bu.co.cc

Apa yang dicari tamu saat bertemu dengan wayangprabu ? Yang banyak diketik adalah “wayang prabu”, “cerita wayang”

Dari blog wayangprabu ini, link mana yang paling sering diklik oleh tamu untuk merefer ke blog lain ?

Ternyata Blognya Mas Guntur (apdnsemarang) dan blog-nya Mas Edy Listanto menjadi pengumpul suara terbanyak

Di fitur ini juga dapat dilihat statistik kunjungan secara detil

Sebenarnya dengan melihat data statistik ini, banyak hal yang bisa kita pelajari dan kita ambil manfaatnya untuk lebih fokus dalam lebih memperbaiki blog kita. Bagaimana respon pengunjung, atau apa sih kehendak tamu, dapat kita tengarai.

Dari Flag Counter, kita juga bisa melihat data statistik asal pengunjung berada


Akhirnya, kami ucapkan terima kasih atas atensi dari semua yang telah berkunjung ke blog ini. Semoga konten yang telah kami sajikan dapat bermanfaat bagi diri kami sendiri dan para pengunjung.


Partisipasi Koleksi Wayang

Kepada sedulur2 penggemar wayang kulit…ini ada info penting….dulu pernah ada usul dari mas Guntur mengajak
temen2 penggemar wayang untuk patungan membeli kaset lakon wayang yang belum
ada di wayangprabu……nah ini kebetulan ada temen penggemar berat Ki
Narto melanglang jawa timur berhasil menemukan 20 lakon langka
termasuk resi manumayoso…..tapi sayang masih berupa kaset…untuk
mendapatkan lakon2 tersebut perlu ngopi lakon2 tersebut ke kaset…untuk beli kasetnya
saja butuh dana 1 jt-an belum nanti jerih payah convert dan bakar ke
CD…gimana pendapatnya para sedulur kalau kita sedikit2 patungan….nanti
transfer langsung ke mas Imam….sudah ada 7 orang pasti ikut nyumbang
termasuk mas Prabu dan saya…..

Ki Manteb Sudharsono : Palasara Krama

Lakon ini adalah kiriman dari Mas Edi Sujo

Dibawakan oleh Pak Manteb sejumlah 6 CD, namun maaf CD-1 belum dapat dibuka sehingga belum bisa disharing

Matur nuwun Mas Edi atas Sharingnya

Silahkan nikmati disini

Bagi penggemar Ki Manteb silahkan ikuti lakon lainnya di rumah Mas Guntur berjudul “Pandawa Sanga (Anoman Maneges)”

Kresna Duta Utusan Pemberi Peringatan Sebelum Kebenaran Ditegakkan

Nikmati perbedaan dalam membawakan lakon “Kresna Duta” ini oleh beberapa dalang :

Cerita saya kutip dari OneEarthMedia

Sang Duta Kebenaran

Para leluhur kita menghormati para Duta Kebenaran. Hanya para raksasa dan mereka yang berjiwa raksasa yang mengabaikan datangnya Duta Kebenaran. Hanuman adalah Duta ke negeri Alengka sebelum negeri  umat raksasa dihancurkan Sri Rama. Prabu Kresna  adalah Duta Kebenaran sebelum  perang  bharatayuda dimulai. Ada putaran cakra, ada waktu yang diberikan  untuk memilih Kebenaran yang sudah jelas nampak atau tetap memilih berkubang dalam adharma, sampai saat Kebenaran ditegakkan. Nabi Musa juga merupakan Utusan bagi kaumnya Fir’aun, demikian pula Pesuruh Gusti  lainnya sebagai pemberi peringatan terhadap kaumnya. Banyak umat yang mempertahankan ‘status quo’-nya tidak mau menerima perubahan dan tidak mau mendukung Kebenaran.

Para leluhur kita, membayangkan semuanya terjadi  di dalam diri. Guru Sejati yang menyentuh dalam diri akan terungkap di luar sebagai Guru Ruhani. Duta Kebenaran berada dalam diri, Utusan Gusti memperingatkan diri lewat hati nurani. Diri yang masih dikuasai keserakahan Korawa, enggan menerima Kebenaran. Sesudah habis masa pengasingan diri, masa meditasi,  hati nurani perlu mendapatkan kembali haknya di Inderaprasta, sudah saatnya Kebenaran memerintah semua indera kita. Terima kasih Duta Kebenaran, Terima kasih Guru yang telah bersemayam dalam hati nurani.

Dari Buku JANGKA JAYABAYA, Saatnya Bertindak Tanpa Rasa Takut dan Meraih Kejayaan, Karya Bapak Anand Krishna, Gramedia Pustaka Utama, 2005. ‘Di tengah Kalabendu, zaman morat-marit tak menentu, banyak orang memimpikan datangnya Kalamukti, zaman penuh kemuliaan dan ketenteraman sejati. Orang memimpikan Sosok Utama yang akan memimpin perubahan dan mengawali transisi: Herumukti. Konon tokoh ini bersenjatakan trisula – tombak tajam bermata tiga: kebenaran, keadilan, dan kejujuran’. Pemimpin, pelopor, pemberi peringatan,  penegak Kebenaran adalah Herumukti yang berada di dalam diri.

Bapak Anand Krishna mengambil jalur yang jarang ditempuh oleh penafsir Jangka Jayabaya. ‘Alih-alih menantikan seorang tokoh hebat yang akan memimpin kita, dia melihat Jayabaya bicara mengenai kerinduan akan penemuan jatidiri setiap manusia Indonesia. Jangka jayabaya adalah ajakan untuk mentransformasi diri, mengalahkan ketakutan. Lebih dari sekedar ramalan, naskah kuno ini memaparkan tuntutan waktu supaya kita hidup dalam kekinian, dengan penuh semangat, dan berkarya tanpa rasa takut. Karena itu, tak perlu menantikan Herumukti, sebab dia itu adalah Anda! Sambut kelahirannya dalam diri Anda’!

Senjata Prabu Kresna Continue reading