Monthly Archives: October 2010
Mifka Weblog
http://manuskripkesunyian.wordpress.com/
Pengelola
Badru Tamam Mifka. Anak bungsu dari 4 bersaudara. Lahir di Tasikmalaya, 15 April 1983. Masuk sekolah dasar di MI Tasikmalaya, MI Plered Purwakarta dan SDN III Tanjungsari. Melanjutkan belajar di SMPN I Tanjungsari dan SMAN di Jatinangor. Kini masih sebagai mahasiswa Jurusan KPI di Universitas Islam Negeri (UIN) SGD Bandung. Mengagumi sastra, google, buku dan berbagai jenis musik, lukisan, kesenian wayang golek, cerita-cerita humor, dll. Belajar ngeblog dan bergabung dengan Komunitas Blogger UIN Bandung. Pernah menjadi Pimimpin Redaksi Buletin Al-Kitabah tahun 2004; dewan redaksi Waroeng Sastra dan Lingkar Sastra Kampus tahun 2006; Pimimpin Redaksi Buletin Equality Women Studies Centre (WSC) tahun 2005-2006; anggota Komunitas Islam Emansipatoris Bandung Tahun 2005; Sekretaris Lembaga Pers Gerakan Persatuan Mahasiswa Islam (GPMI) tahun 2005-2006; Koordinator Seni Lukis dan Kaligrafi di Lembaga Seni Lukis dan Kaligrafi (LSLK) tahun 2005-2006; Ketua Umum Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman (LPIK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun 2005-2006. Sempat juga aktif sebagai anggota di GAMAS dan PUI Bandung.
Kini menyibukkan diri menjadi Pimred untuk Buletin Sapa Institut dan belajar desain-layout di tepat yang sama. Sempat mengikuti lomba menulis dan membaca cerpen PTAI se-Indonesia sebagai juara II; pemenang III Kategori Cerpen HOKI Online Literary Awards 2008 (HOLY 2008); masuk 25 finalis LCPI Februari. Profil dan artikelnya pernah dimuat di Harian Umum Pikiran Rakyat. Kini menetap di Ciromed, Tanjungsari, Sumedang. Temui pengelola di Facebook atau kirim email di: mifkaisme@gmail.com atau ke: mifkaisme@yahoo.com. Atau bisa chat via Yahoo! Messenger: mifkaisme@yahoo.com. Mau Bergabung dan Berekspresi Di Halaman Facebook Saya? Klik di Sini.

LIMA’S

LIMA’SSanggar Seni Sumber Sa’adat SundaMenyebarluaskan dan MelestarikanBudaya Sunda |
![]() |
Dalam rangka melestarikan dan menyebarluaskan budaya Sunda, sanggar seni LIMA’S aktif dalam kegiatan mengumpulkan dan mendokumentasikan sekaligus mempublikasikan kembali berbagai jenis data-data tentang kesenian, kesusastraan, kegiatan tradisi, serta budaya masyarakat Sunda. Website ini merupakan salah satu media publikasi sebagai bagian dari hasil kegiatan penilitian selama 7 tahun dan menyajikan informasi diantaranya :
- Deskriptif 3966 lagu tradisional dalam lagam-lagam Tembang Sunda Cianjuran, Kawih dan Gamelan.
- 1667 Rumpaka (lirik) lagam Tembang Sunda Cianjuran, Kawih dan Gamelan.
- Freeware program (gratis) dan 216 notasi Kacapi berbentuk tablatur.
- Freeware program (gratis) untuk mendukung belajar titi laras (tangganada) Sunda dan Jawa.
- Pintu Gerbang Multimedia untuk melihat dan mengambil contoh-contoh berbagai kesenian budaya Sunda, seperti : 64 video, 1600 foto dan 55 musik mp3.
- Forum budaya Sunda.

Database yang disajikan relatif masih baru dan tentu masih banyak kekurangan. Kami masih membutuhkan orang-orang yang peduli dan mencintai seni traditsi serta kebudayaan masyarakat Sunda untuk melangkapi dan memeriksa tentang berbagai hal yang bisa dan layak dipublikasikan di sini. Silahkan humbungi kami, berikan informasi, saran dan kritik melalui:
- Alamat email: sundatadatasunda.org
- Buku Tamu.

Nyai Saraswati
Welcome to the home page for Gamelan Nyai Saraswati, a central Javanese gamelan performing group.
Gamelan Nyai Saraswati

http://www.ibiblio.org/gamelan/audio/index.php?group=Gamelan_Nyai_Saraswati&view=audio
Please choose a performance:
- 7 June 2001
- 8 December 2001
- 18 January 2002 “Gamelan Gala”
- 20 March 2003
- 23 November 2003 (“New Music Concert”)
- 7 April 2004 “Molak-Malik”
- 21 November 2004 “World Music Concert”
- 22 April 2005 “World Music Concert”
- 13 November 2005
- 2 April 2006 “Reinventing Black Mountain”
- 19 November 2006
- 25 April 2007 “World Music Concert”
- 26 April 2009 “An Evening of Javanese Music and Dance”
http://www.ibiblio.org/gamelan/images/index.php

KSMS Petruk Mandhita
Persembahan dari Radio Swara Kenanga Jogja dengan dalang Ki Sigit Manggolo Saputro dengan mengambil lakon “Petruk Mandhita”

Selamat Menikmati
KHS Gatotkaca Neges
Sakmeniko Ki Hadi Sugito badhe medaraken cariyos “Gatotkaca Neges”. Taksih koleksinipun Radio Swara Kenanga Jogja

Monggo dipun midangetaken
KSMS Jumenengan Parikesit
Persembahan dari Radio Swara Kenanga Jogja dengan dalang Ki Sigit Manggolo Saputro dengan mengambil lakon “Jumenengan Parikesit”

Selamat Menikmati
Video Ki Suwarjono – Sekar Tunjung Seta
Masih dari koleksi yang saya refer dari Maindul. Wayang banyumasan bersama Ki Suwarjono dengan judul “Sekar Tunjung Seta”.
Jalan ceritanya saya ambil dari link ini

Dalam pisowanan agung di keraton Dwarawati, raja keraton Mandura prabu Baladewa dengan begawan Durna disaksikan oleh patih Udawa menghadap ke prabu Kresna. Prabu Baladewa mengutarakan niat bertamunya untuk meminta prabu Kresna/ Harimurti meminta mencari wasiat Sekar Tunjung Seta yang menjadi sebuah pertanda, bahwa yang memiliki wasiat ini yang akan memenangkan perang besar Kurawa dan Pandawa yaitu Baratayudha Jayabinangun. Wasiat ini ini berada ditangan Batara Wisnu yang berada Kayangan Untara Segara, yang bisa mengambil cuma prabu Kresna. Karena prabu Baladewa sudah berjanji ke prabu Duryudana untuk bisa membawa wasiat Sekar Tunjung Seta, maka Prabu Kresna didesak untuk menyerahkan wasiat tersebut kepadanya.
Belum prabu Kresna berangkat menhadap ke Batara Wisnu, datanglah utusan Pandawa yaitu Ki Lurah bawor. Dengan menyampaikan bahwa Pendawa mengingat prabu Kresna tentang Sekar tunjung Seta. Prabu Baladewa pun marah dan Ki lurah Bawor diajak peperangan di palagan peperangan. Akhirnya Raden Wisanggeni menolong Bawor dengan meragasukma/nitis ke Bawor sehingga dalam peperangan dengan Baladewa bisa mengimbangi.
Di lain tempat di Candi Bungawan, begawan Sidik Purnomo sedang bercengkrama dengan cucunya raden Bambang Irawan, yang sedang mempunyai persoalan tentang keterlibatannya apakah dirinya juga akan terlibat dalam perang agung Baratayudha, tergugah jiwa kesatriyaannya untuk membela negara Amarta? Namun begawan Sidik Purnomo hanya menyarankan untuk bertanya kepada prabu Kresna, karena hanya dia yang tahu tentang hal ini. Sehingga pamitlah Bambang Irawan yang merupakan anak raden Janaka dengan Dewi Palupi ke keraton Dwarawati.
Dalam perajalanan Bambang Irawan ketemu dengan Ratu Sobrah Lambangan, Prabu Gento Dewo pihak Astina. Akhirnya peperangan dengan prabu Gento Dewa tidak bisa dihindarkan, namun tidak bisa melawan Bambang Irawan. Akhirnya Durna menghasut raden Bambang Irawan, untuk memperdayai ki Lurah Semar.
Akhir adegan ditutup dengan strategi punakawan Bawor, Gareng, dan Petruk dengan menyamar untuk menghalangi jatuhnya Sekar Tunjung Seta ke pihak Kurawa. Dengan strategi tersebut akhirnya wasiat Sekar Tunjung Seta jatuh ke tangan Pandawa.
KSMS Dumadine Gunung Jamur Dwipa
Kembali persembahan dari Radio Swara Kenanga Jogja dengan dalang Ki Sigit Manggolo Saputro dengan mengambil lakon “Dumadine Gunung Jamur Dwipa”

Selamat Menikmati
KHS Bagong dadi guru
Taksih koleksi saking Pak Siswanto Radio Swara Kenanga Jogja, wekdal punika Ki Hadi Sugito badhe mbabaraken cariyos kanti judul “Bagong Dadi Guru”
















