XI. Parwo Sabrangan
Episode 58
Cincin yang Pulang
” Yang pertama adalah kesulitan moral yang dihadapi Wibisono karena ia akan berkorban kerabatnya. Kita perlu memprovokasi agar beliau tidak merasa ambisinya sebagai ambisi pribadi tetapi aspirasi politik. Ini yang akan kita pakai untuk membenarkan tindakannya mengorbankan kerabatnya. Dengan memberinya kedok bahwa ini adalah persoalan partai2 politik, ia mungkin bisa mengatasi masalah pribadinya “
” Yang kedua, … pembagian harta sebaiknya dinego supaya beliau dijauhkan dari keraguan. Misalnya pembagian menjadi 30-25-45 utuk Poncowati – Ayudyo – Alengko.
” Yang ketiga, sekarang sedang ada konflik antara partai Fasis dengan Wibisono. Lebih baik kita pasang provokator disana yang bisa membuat konflik ini makin membara. Dengan sendirinya Wibisono akan terdorong kesini. Kita serahkan ketiga tugas itu kepada orang2 di Alengko “
” Siapa yang akan kau andalkan Dityo Kolo Kembar ? “
” Dityo Kolo Mulyono HP ” Hampir bersamaan raksasa kembar itu menjawab. ” Sekaligus ia nego dengan Radèn Wibisono mengenai pembagian harta “