Berikut adalah sebuah pertunjukan pagelaran wayang bali “wayang cenk blonk” dengan judul “Gatotkaca Anggugah”
Selamat Menikmati (15 Klip)
Maaf kualitas gambar kurang bagus karena saya memperoleh sumber file dengan format 3GPP
Klip 15
Berikut adalah sebuah pertunjukan pagelaran wayang bali “wayang cenk blonk” dengan judul “Gatotkaca Anggugah”
Maaf kualitas gambar kurang bagus karena saya memperoleh sumber file dengan format 3GPP
Klip 15
Sebuah pagelaran wayang singkat disertai dengan text penjelasan, bersama Ki Hari Bawono Carito dengan judul “Parikesit Winisuda”. Durasi hanya 33:14 menit.

Silahkan nikmati di sini :
Sebagai selingan akan saya sharing Goro-goro Cokek bersama Ki Jumiran (Ki Ronggo Jumeno). Pakeliran hanya dilengkapi dengan layar dan batang pisang (debok) yang dihiasi dengan beberapa gunungan. Tidak ada tokoh wayang yang dipajang di kanan kiri dalang. Sepertinya pertunjukan memang khusus untuk goro-goro yang menampilkan Semar-Gareng-Petruk-bagong. Kalau saya denger di akhir pertunjukan yang berdurasi sekitar satu jam ini, hiburan akan dilanjutkan dengan tayub.
Sepertinya wayang ini adalah salah satu hiburan yang ditanggap oleh tuan rumah.
Saya belum memperoleh referensi tentang wayang cokek dan dalang Ki Jumiran. Mungkin pengunjung ada yang dapat menjelaskan ?

Disharing Wayang Catur oleh Seni Sunda Daya Guna “Tumaritis” dengan dalang R. Barnas Somantri dengan mengambil judul “Kumbakarna Gugur”. Di dukung oleh pesinden R. Dedeh Kurniasih.
Koleksi ini ada di Madrotter.

Saya ambil dari koleksi madrotter berupa rekaman di Perancis tentang pagelaran wayang kulit oleh wong-wong Jowo.

Judulnya “Une nuit de Wayang Kulit Legende de Wahju Tjakraningrat” yang dikategorikan sebagai “Musiques & Traditions du monde”. Artinya kurang lebih : Satu malam bersama dengan wayang kulit Legenda Wahyu Cakraningrat, Musik-musik dan tradisi di dunia. Maaf kalau salah, namanya juga kira-kira :)
Dalang adalah Sudarmin dengan waranggana : Rijanti, Ngatijal dan Jatinem.