Citraksa

Raden Citraksa putra Prabu Destarastra di Hastinapura, seorang Kurawa, saudara Sri Duryudana. Citraksa berbicara gagap, beradat congkak. la seorang Kurawa yang. terpilih. Dalam perang Baratayudha Citraksa tewas oleh Arjuna pada waktu Arjuna mengamuk dalam perang itu, sesudah Angkawijaya meninggal.
BENTUK WAYANG
Citraksa bermata kedondongan, hidung menganggul (Jawa: njengat). Rambut terurai bentuk gimbal (bergumpal-gumpal). Berjamang dengan garuda membelakang, bergelang, berpontoh, dan berkeroncong. Berkain batik parang rusak barong, dan bercelana cindai.
Cat muka berwarna hijau tanda seorang penakut. Dalam cerita Ki Dalang ia berbicara gagap namun selalu menyombongkan diri dengan congkak bahwa ia seorang Pangeran, dan sering memaki dalam berkata-kata.
Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.











Leave a Comment
Comments (0)