Sadana, Raden

Raden Sadana seorang putera Prabu Srimahapunggung di negeri Medangkamulan, la seorang dewa. Setelah Raden Sadana dewasa akan dikawinkan oleh ramandanya, tetapi ia menolak. Penolakan ini menjadikan kemurkaan ramandanya dan Raden Sadana diusir. Di tengah perjalanan Raden Sadana berubah sifatnya menyadi seekor burung layang-layang, karena kena sumpah ramandanya. Burung itu terbang ke tanah Seberang dan dipanah, oleh seorang pendeta di Atasangin. Burung menjadi Raden Sadana kembali, kemudian dikawinkan dengan anak pendeta itu bernama Dewi Laksmitawahini. Kemudian berputera seorang bernama Dewi Hartati. Raden Sadana menjadi seorang Dewa pula bemama Sang Hyang Sadana, bersatu keadaan dengan Dewi Sri membagi bahagia pada umat manusia.
BENTUK WAYANG
Raden Sadana bermata jaitan, hidung mancung, muka mendongak. Rambut terurai biasa. Berjamang dengan garuda membelakang. Bergelang, berpontoh dan berkeroncong. Berselendang, kain pakaian putran (putera raja).
Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.











Leave a Comment
Comments (0)